Jakarta,- Pemerintah terus menghadirkan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong aktivitas masyarakat selama periode libur sekolah 2026. Selain memberikan berbagai insentif pada sektor transportasi, seperti diskon tiket pesawat, kereta api, dan angkutan penyeberangan, pemerintah juga memastikan kesiapan sarana transportasi guna menjamin perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap program tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah melakukan berbagai persiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim libur sekolah, khususnya pada lintasan strategis seperti Merak-Bakauheni. Persiapan dilakukan melalui penguatan armada, peningkatan layanan pelabuhan, serta penguatan aspek keselamatan operasional.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat. “Penguatan dilakukan melalui optimalisasi armada, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan aspek keselamatan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Menurut Heru, seluruh aspek operasional telah disiapkan secara menyeluruh untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan selama masa liburan.
“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi periode libur sekolah. Kami telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh untuk memastikan layanan penyeberangan selama periode libur sekolah berjalan aman, lancar, dan nyaman,” tegasnya.
Selain memperkuat kesiapan armada dan personel, ASDP juga meningkatkan fasilitas pendukung di pelabuhan, mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, fasilitas pengisian daya perangkat elektronik, kursi pijat, sarana ibadah, hingga tenant makanan dan minuman. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan penyeberangan.
Di sisi lain, Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa ASDP turut mendukung program stimulus ekonomi pemerintah melalui pemberian diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen. Kebijakan tersebut memberikan pengurangan biaya yang setara dengan rata-rata 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan.
“Program tersebut berlaku bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan Golongan II, dan kendaraan Golongan IVA pada tujuh lintasan penyeberangan, termasuk Merak–Bakauheni untuk layanan reguler maupun ekspres,” kata Windy.
Untuk menjamin keselamatan pelayaran, ASDP juga mendukung pelaksanaan uji petik kelaiklautan kapal yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama Marine Inspector KSOP Kelas I Banten. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh armada memenuhi standar keselamatan sebelum melayani masyarakat selama periode liburan.
Windy menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi fondasi utama pelayanan perusahaan. “Dengan kesiapan yang terus diperkuat, ASDP berharap perjalanan masyarakat selama libur sekolah dapat berlangsung aman, lancar, nyaman, dan menyenangkan dari awal hingga tujuan,” ujarnya.
Melalui berbagai stimulus dan penguatan layanan transportasi ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, serta memastikan momentum libur sekolah menjadi sarana yang aman dan menyenangkan bagi keluarga Indonesia.
